28 Okt

Ya Rabb
Inilah hamba-Mu
mengharap percikan cinta-Mu
jelaga nista terus memburu
dosa, melagukan sonata hawa nafsu
kelu lidahku mengaku dihadapan-Mu
malu jiwaku menatap-Mu
Ya Rabb
Dalam gundah penuh ragu aku menghampiri-Mu
Menatap diriku yang selalu berpaling
Sesekali dosa kusesali, berjuta kali kuulangi
syaraf batinku hanyalah kisah kepalsuan
tiada yang mendesakku, kecuali pengampunan-Mu
Hati yang tidak lagi mencari ketinggian dunia,
akan selalu terisi limpahan kasih sayang.
Menebarkan kasih bukan lagi hal yang sulit,
karena kasih mengalir tanpa rekayasa.
Karena jiwa telah siap diisi kembali dengan kebaikan dan keindahan
dunia,
yang pasti indah dalam kebenaran-NYa.
Ini semua yang akan membuat kita kaya akan kasih dan cinta untuk
bekal hidup kini dan esok

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: